Posted by: Siti Aisyiah Rangkuti | 2011/11/23

Pagi Rabu 23 Nov 2011

Alhamdulillah  pagi ini bangun diberi kesehatan dan keimanan kepada Mu ya Allah

Pagi yang segar ,matahari belum muncul,tapi kami semua telah siap menjalankan kegiatan masing-masing.

Banyak hal yang sudah direncanakan pagi hari ini,antara lain mengajar di kelas X

jam 07.00 ,mengajar di kelas XII IPS siang nya.

Agenda  lain yang tidak boleh ditinggal kan adalah  ke Kantor Diknas Kabupaten Dan masih banyak lagi.

Ada satu undangan yang tidak bisa diikuti adalah menghadiri seminar di Jakarta bersama ibu Hj Ikha Iha .

Doa yang tak pernah lepas dari ku  ,mudah2an kegiatan hari ini selalu dalam lindungan dan ridho Allah SWT .Amin

Advertisements
Posted by: Siti Aisyiah Rangkuti | 2011/11/22

Malam Rabu 22.08

Hari ini selasa 23 Nov 2011

jam 22.09

Telah tiba saat nya malam menjelang

Semua makhluk Allah mulai masuk peraduannya

Melepaskan penat,setelah seharian beraktifitas

Capai ,istirahatlah semua

Besok hari kan menjelang,untuk memulai hari lagi

Met bobok semua

Posted by: Siti Aisyiah Rangkuti | 2011/11/22

Belajar dan belajar

Ayo teman mari kita belajar

Posted by: Siti Aisyiah Rangkuti | 2011/11/22

Prosedur Mendaftarkan Hak Merek / Trade Mark

Hak Merek termasuk hal utama dan penting dalam bisnis. Dia merupakan aset yang menjadi pembeda antara bisnis satu dan lainnya.

Hak merek dapat menjelaskan identitas bisnis Anda, logo, nama dan simbol-simbol yang membuat bisnis Anda unik dibandingkan kompetitor. Hak Merek juga akan melindungi bisnis serta produk/jasa Anda dari penyalahgunaan pihak lain yang ingin mendompleng ketenaran bisnis Anda.

Berikut adalah prosedur yang harus dilakukan untuk mendaftarkan Hak Merek HAKI. Pendaftaran Hak Merek bisa dilakukan langsung di Dirjen HAKI Kementrian Hukum dan HAM RI atau di perwakilan wilayah masing-masing daerah.

Prosedur Permohonan Pendaftaran Merek berdasarkan Undang-Undang Merek No. 15 Tahun 2001

1.Permohonan pendaftaran Merek diajukan dengan cara mengisi formulir yang telah disediakan untuk itu dalam bahasa Indonesia dan diketik rangkap 4 (empat).

2.Pemohon wajib melampirkan:

a.Surat pernyataan di atas kertas bermeterai cukup yang ditanda tangani oleh pemohon (bukan kuasanya), yang menyatakan bahwa merek yang dimohonkan adalah miliknya;

b.Surat kuasa khusus, apabila permohonan pendaftaran diajukan melalui kuasa;

c.Salinan resmi akta pendirian badan hukum atau fotokopinya yang dilegalisasi oleh notaris, apabila pemohon badan hukum;

d.24 (dua puluh empat) lembar etiket merek (4 lembar dilekatkan pada formulir) yang dicetak diatas kertas;

e.Fotokopi kartu tanda penduduk pemohon;

f.Bukti prioritas asli dan terjemahannya dalam Bahasa Indonesia, apabila permohonan dilakukan dengan hak prioritas; dan

g.Bukti pembayaran biaya permohonan sebesar Rp. 600.000,- (enam ratus ribu rupiah).

Sebelum mengajukan aplikasi pendaftaran hak merek, sebaiknya dilakukan dulu pencarian bahwa hak merek yang akan Anda ajukan belum pernah terdaftar di Dirjen HAKI. Setelah terdapat konfirmasi bahwa hak merek tersebut masih bisa didaftarkan, maka selanjutnya proses pendaftaran bisa dilakukan. Lama proses dari pendaftaran hingga terbitnya sertifikat hak merek (jika tidak ada keberatan dari pihak lain) adalah sekitar 2 -3 tahun.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran Hak Merek bisa dilihat di situs resmi Dirjen HAKI. (AA)

 

Sumber : http://www.wirausaha.com/how-to/3051-prosedur-mendaftarkan-hak-merek-trade-mark.html

Posted by: Siti Aisyiah Rangkuti | 2011/11/22

9 Karakteristik Tingkah Laku Kewirausahaan

Dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh Prof. Iman S Sukardi, dia menemukan terdapat sembilan (9) karakteristik tingkah laku kewirausahaan yang paling sering ditemukan dalam penelitian-penelitian terhadap wirausaha berhasil di seluruh dunia

Karakter tersebut antara lain:

1. Sifat Instrumental

Dia dalam berbagai situasi selalu memanfaatkan segala sesuatu yang ada dalam lingkungannya demi tercapainya tujuan pribadi dalam berusaha.

2. Sifat Prestatif

Dia dalam berbagai situasi selalu tampil lebih baik, lebih efektif dibandingkan dengan hasil yang tercapai sebelumnya.

3. Sifat Keluwesan Bergaul

Dia selalu berusaha untuk cepat menyesuaikan diri dalam berbagai situasi hubungan antar manusia. Dia aktif bergaul, membina kenalan-kenalannya dan mencari kenalan baru, serta berusaha untuk dapat terlibat denan mereka yang ditemui dalam kegiatan sehari-hari.

4. Sifat Kerja Keras

Dia selalu terlibat dalam situasi kerja, tidak mudah menyerah sebelum pekerjaan selesai. Dia mengutamakan kerja dan mengisi waktu yang ada dengan perbuatan nyata untuk mencapai tujuan.

5. Sifat Keyakinan Diri

Dia selalu percaya pada kemampuan diri, tidak ragu-ragu dalam bertindak, bahkan berkecenderungan untuk melibatkan diri secara langsung dalam berbagai situasi dengan optimisme untuk berhasil.

6. Sifat Pengambilan Resiko

Dia selalu memperhitungkan keberhasilan dan kegagalan dalam setiap kegiatannya khususnya untuk mencapai keinginannya. Dia akan melangkah bila kemungkinan untuk gagal tidak terlalu besar.

7. Sifat Swa Kendali

Dia dalam menghadapi berbagai situasi selalu mengacu pada kekuatan dan kelemahan pribadi dan batas-batas kemampuan dalam berusaha. Dia selalu menyadari dengan adanya pengendalian diri ini maka setiap kegiatannya menjadi lebih terarah dalam mencapai tujuannya.

8. Sifat Inovatif

Dia selalu mendekati berbagai masalah dengan berusaha menggunakan cara-cara baru yang lebih bermanfaat. Dia terbuka terhadap gagasan, pandangan, dan penemuan baru yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerjanya. Dia tidak terpaku pada masa lalu, tapi selalu berpandangan ke depan untuk mencari cara-cara baru atau memperbaiki cara-cara yang biasa dilakukan orang lain untuk peningkatan kinerja. Dia cenderung melakukan sesuatu dengan cara yang khas, unik dari hasil pemikirannya. Termasuk dalam sifat inovatif ini adalah kecenderungan untuk selalu meniru tetapi melalui penyempurnaan tertentu (imitatif inovatif).

9. Sifat Kemandirian

Dia selalu mengembalikan perbuatannya sebagai tanggung jawab pribadi. Keberhasilan dan kegagalan merupakan konsekuensi pribadi wirausaha. Dia mementingkan otonomi dalam bertindak, pengambilan keputusan dan pemilihan berbagai kegiatan dalam mencapat tujuan. Dia lebih senang bekerja sendiri, menentukan dan memilih cara kerja yang sesuai dengan dirinya. Ketergantungan pada orang lain merupakan suatu yang bertentangan dengan kata hatinya. Dia dapat saja bekerja dalam kelompok selama mendapat kebebasan bertindak dan dalam mengambil keputusan.

Sembilan karakteristik wirausaha diatas ternyata ditemukan terdapat pada wirausaha-wirausaha di seluruh dunia yang menjadi objek penelitian. (AA)

 

Sumber : http://www.wirausaha.com/startup/3020-sembilan-karakter-umum-wirausaha.html

Posted by: Siti Aisyiah Rangkuti | 2011/11/22

Kenapa harga Produk bisa berubah ??

Esensi dari kewirausahaan adalah menciptakan nilai tambah di pasar melalui proses pengkombinasian sumber daya dengan cara-cara baru dan berbeda agar dapat bersaing.

Menurut Zimmerer (1996:51), nilai tambah tersebut dapat diciptakan melalui cara-cara sebagai berikut:

        • Pengembangan teknologi baru (developing new technology)
        • Penemuan pengetahuan baru (discovering new knowledge)
        • Perbaikan produk (barang dan jasa) yang sudah ada (improving existing products or services)
        • Penemuan cara-cara yang berbeda untuk menghasilkan barang dan jasa yang lebih banyak dengan sumber daya yang lebih sedikit (finding different ways of providing more goods and services with fewer resources)
Posted by: Siti Aisyiah Rangkuti | 2011/11/22

6 Hakikat Penting Dalam Kewirausahaan

Beberapa  ahli menekankan kewirausahaan pada peran pengusaha kecil, namun sifat inipun sebenarnya dimiliki oleh orang-orang yang berprofesi di luar wirausahawan. Jiwa kewirausahaan ada pada setiap orang yang menyukai perubahan, pembaharuan, kemajuan dan tantangan, apapun profesinya.
  • Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses dan hasil bisnis (Ahmad Sanusi, 1994)
  • Kewirausahaan adalah suatu nilai yang dibutuhkan untuk memulai sebuah usaha dan mengembangkan usaha (Soeharto Prawiro, 1997)
  • Kewirausahaan adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru (kreatif) dan berbeda (inovatif) yang bermanfaat dalam memberikan nilai lebih.
  • Kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (Drucker, 1959)
  • Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreatifitas dan keinovasian dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan usaha (Zimmerer, 1996)
  • Kewirausahaan adalah usaha menciptakan nilai tambah dengan jalan mengkombinasikan sumber-sumber melalui cara-cara baru dan berbeda untuk memenangkan persaingan.

Sumber : http://adesyams.blogspot.com/2009/09/hakekat-kewirausahaan.html

Posted by: Siti Aisyiah Rangkuti | 2011/11/22

Materi Kewirausahaan

Anda tentu sering mendengar tentang kata “Wirausaha”, “Kewirausahaan” maupun “Wirausahawan” Apakah yang dimaksud dengan “Wirausaha”, “Kewirausahaan” maupun “Wirausahawan” tersebut? Dan apakah beda ketiga kata tersebut?

Wirausaha adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk melihat dan menilai kesempatan-kesempatan bisnis; mengumpulkan sumber dayasumber daya yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan yang tepat dan mengambil keuntungan dalam rangka meraih sukses.

Kewirausahaan pada hakekatnya adalah sifat, ciri dan watak seseorang yang memiliki kemauan dalam mewujudkan gagasan inovatif ke dalam dunia nyata secara kreatif.

Sedangkan yang dimaksudkan dengan seorang Wirausahawan adalah orang-orang yang memiliki kemampuan melihat dan menilai kesempatankesempatan bisnis; mengumpulkan sumber daya-sumber daya yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan yang tepat, mengambil keuntungan serta memiliki sifat, watak dan kemauan untuk mewujudkan gagasan inovatif kedalam dunia nyata secara kreatif dalam rangka meraih sukses/meningkatkan pendapatan.

Intinya, seorang Wirausahawan adalah orang-orang yang memiliki jiwa Wirausaha dan mengaplikasikan hakekat Kewirausahaan dalam hidupnya.

Sumber : http://adesyams.blogspot.com/2009/09/hakekat-kewirausahaan.html

« Newer Posts

Categories